Selasa, 18 Februari 2014

Cara membedakan batu mulia Natural dengan Sintetis

Mengkoleksi Batu Mulia adalah hobi sekaligus investasi jangka panjang, mengapa? karena satu-satunya komoditi yang tidak ada patokan harganya yah cuma Batu Mulia doang. Anda bisa membeli sebuah batu Mulia seperti Zamrud, Berlian, Blue Safir, Kalimaya, Citrine, Topaz dan batu-batu Permata berharga lainnya dengan harga Jutaan Rupiah namun ada juga yang menjual Batu Mulia dengan harga super murah lengkap dengan cincin Titanium anti luntur dan dijamin dengan Garansi uang kembali jika Batunya tidak Natural, ini salah satu contohnya : Vallencia Gemstone Asia

Tapi agan harus extra hati-hati dalam berbelanja Batu Mulia, dikarenakan banyak oknum nakal yang menjual Batu Mulia Sintetis namun diklaim sebagai Batu Mulia Natural.

Menempelkan batu kepipi, mengguyur air dipermukaan batu atau membakar sebuah batu bukanlah cara yang benar dalam membedakan batu mulia natural asli dengan palsu. Cara sederhana adalah dengan melihat Lusternya, kuncinya adalah yang kilaunya lebay bisa dipastikan 90% batu mulia sintetis gitu doang. Serat batu mulia kini bisa dibuat di lab dengan teknologi super canggih, jadi jika Anda bukanlah seorang Gemologian maka berhentilah untuk melihat sebuah batu dari seratnya.

Bagaimana cara membedakan luster batu mulia asli dengan palsu? caranya gampang, agan beli cincin yang ada batu mulianya dipasar tradisional yang harganya berkisar 50 ribuan lalu agan bandingkan dengan batu mulia yang agan beli DISINI maka agan akan tahu bedanya dengan sangat jelas sekali.

Tapi saran saya, sebaiknya agan beli batu mulia yang sudah ada Memo Labnya yang artinya batu mulia yang agan beli tersebut sudah diperiksa Kenaturalannya oleh Laboratorium khusus Gemology misalnya di SKY Lab, IGL, dll.

Demikianlah cara membedakan batu mulia Natural dengan Sintetis